Minggu, 17 Januari 2016

Baterai HP Spectre x360 13-4125TU - Gold tembus 20 jam!

Saya pakai laptop ini beberapa bulan dan tidak menyesal. Pelayanan Klik Beli di Web Bhinneka juga bagus buat yang suka sama Bhinneka Point seperti saya.

Saya selalu survey dulu sebelum beli komputer. Prinsip saya, lebih baik saya tahu kelebihan dan terutama kekurangan mengenai apa pun itu (dalam hal ini, laptop), daripada dijanjikan kelebihan ini kelebihan itu tapi kenyataannya PHP (Pemberi Harapan Palsu).

Walau pun menurut banyak review, laptop ini baterainya “hanya” tahan sekitar 8 jam, tapi kenyataannya saya pakai bukan “cuma” 8 jam, tapi 20 jam, bahkan pernah sampai 22 jam dan 24 jam! yesyes Benar-benar teman yang pas untuk menemani kegiatan bisnis di era mobile seperti sekarang.

Desain samping-sampingnya warna emas, tapi tidak secara keseluruhan warna casing laptop ini emas seperti lini terbaru Apple di MacBook 12 inch Gold yang keluaran tahun 2015 itu.

Resolusi layar 1920x1080 pixel. Layarnya layar sentuh. It’s a must-have feature for a Windows user. Saya berkata begini karena saya juga Mac User selama belasan tahun. Makanya saya tidak pernah nimbrung di debat kusir mana yang lebih baik Windows apa Mac :p anyway. Perbandingan yang tidak apple to apple. Kalau di Apple, semua sudah dikhususkan, Mac tidak akan mengusung layar sentuh di laptopnya. Bagi pengguna Apple yang mau “Mac” layar sentuh ya pakai iPad (dan harus pakai Sistem Operasi yang berbeda, iOS). Begitulah sabda Tuan Tim Cook kira-kira. Yah punya barang itu tinggal disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna individu/kantor saja. smiley

Tapi kalau saya disuruh pilih macbook apa spectre gold, saya pilih spectre gold. Setidaknya sebelum Apple mengeluarkan Macbook Air yang sudah Skylake (atau sekalian Cannonlake?). Jadi kalau ditanya lagi, apakah saya rela melepaskan Mac saya? Tentu saja tidak :p

HP Spectre x360 13-4125TU Gold ini juga punya kibor yang sangat nyaman digunakan. Empuk. Saya sudah merasakan dan mengalami sendiri mengetik di kibor laptop ini walau tangan saya sering kesenggol sama Touchpad tapi itu tidak mengganggu. Kibornya sudah backlight. Kalau mau dimatikan, tinggal tekan F4. Nanti backlight-nya mati, tinggal tombol F4-nya yang nyala. LOL. Ada review dari bule yang tidak recommend produk ini karena satu tombol yang nyala itu mengganggunya menggunakan laptop itu di tempat gelap. Saya tidak setuju. Buat saya, justru pada saat saya menggunakan di tempat gelap (walau sekarang ini saya jarang banget ya pakai laptop kok gelap-gelap) saya malah terbantu dengan adanya satu tombol F4 yang menyala tersebut.

Mengenai touchpad, ada juga yang komplain tentang adanya bunyi setelah diklik. Saya tidak menemukan masalah itu di laptop saya. Ya, bisa saja itu terjadi, tapi kalau saya kliknya kuat-kuat. Padahal kebiasaan saya tidak pernah klik klik touchpad kuat-kuat. Buat apa kuat-kuat kalau touchpad-nya sudah responsif? Juga tidak ada masalah di touchpad.

Laptop HP Spectre x360 13-4125TU Gold ini tidak menggunakan USB 2.0, apalagi USB C. Tapi ketiga-tiga port USB-nya menggunakan USB 3 yang kompatibel dengan USB 2. Jadi selamat menikmati kecepatan transfer data sampai sekitar 130-an MB per second ya :)

Port USB 3 nya satu di samping kanan, dua di samping kiri. Semuanya USB 3. Saya suka mencolok USB buat konek kibor dan mouse Microsoft Sculpt btw, walau tidak selalu menggunakan kibor dan mouse eksternal. Karena dalam posisi tertentu, misalkan saja, saya ubah dalam bentuk tent (tenda), kadang saya sentuh-sentuh, kadang saya pakai mouse, kadang pakai kibor eksternal, kadang pakai kibor on screen saat HP Spectre x360 13-4125TU Gold menjadi tablet. Tapi saya tidak suka memutar 360 derajat sama sekali lalu saya bawa tiduran karena berat. Lagipula kalo mau tidur kok saya malah mainan tablet? Jadi favorit saya HP Spectre x360 13-4125TU Gold saya putar maksimal sampai jadi tenda saja. Dengan keadaan setting yang bisa jadi komputer saja (tanpa menghilangkan beberapa menu dan ikon di taskbar windows 10) atau bisa jadi tablet saja (setting standar). Oh ya, tapi kalau dibuat tenda, setting default laptop ini tidak secara otomatis rotate tampilannya, jadi musti disetel dulu di Control Panel biar dia otomatis rotate. Posisi tenda yang saya maksud, bukan cuma portrait (bentuk lepeh), tapi juga tenda yang berdiri, ini pas banget untuk membaca buku atau membaca laporan sambil di mobil (bukan sambil nyetir lho ya).

Laptop ini diputar harus dengan dua tangan. Juga di bagian bawah dekat kedua engselnya, itu seperti agak ringkih, tek, tek, tek, gitu. Mungkin buat yang tidak suka sama perasaan (bunyi) kretek kresek kresek gitu bisa pilih laptop convertible yoga keluaran Lenovo saja, tapi yang saya tau di Bhinneka baru ada yang Broadwell, belum Skylake.

Laptop ini juga tidak panas. Oke, secara fair, kalau saya tidak pakai notebook cooler yang baik, tentu saja ada hangat, tapi tidak panas, kalau mau perbandingan malah tidak sepanas normalnya laptop Apple :p Tapi yang perlu diperhatikan, panas atau tidak panas ini hanya berdasarkan pengalaman saya sebagai pemakai yang tidak mengkhususkan diri saya sebagai spesialis review yang lengkap hitungan-hitungan panasnya berapa derajat segala macam dan berapa lamanya. Buat juragan-juragan yang mau telaten dan lebih teliti daripada saya mengenai soal itu mungkin Anda bisa menginstal openhardwaremonitor http://openhardwaremonitor.org/ pada sistem Anda. Yang saya sampaikan di sini murni hanya sharing buat sesama (atau calon sesama) pengguna HP Spectre x360 13-4125TU Gold saja ya. Jadi mohon maaf kalau review saya ini sifatnya kurang teknis karena saya lebih banyak tidak tahunya daripada tahunya. Masih banyak kurangnya.

Laptop ini juga tidak berisik. Tapi mohon jangan tanya kepada saya berapa desibelkah tingkat kebisingan laptop ini, karena saya tidak mencobanya dengan data teknis seperti itu. Saya lagi-lagi hanya sharing kalau laptop ini tidak berisik. Tidak seberisik laptop Mac saya. Oops, lagi-lagi. Peace.

Harddisk-nya juga sudah SSD, 512GB pula! Jadi kalau melawan harddisk komputer desktop saya yang 2TB, komputer desktop saya kalah cepat, karena “masih” 7200 rpm, walau size-nya lebih besar. Saya beri tanda petik karena sebenarnya walau punya harddisk 5400 rpm juga seyogyanya saya musti bersyukur masih punya harddisk daripada tidak punya harddisk sama sekali dan punyanya kartu plong atau disket.

Proses booting benar-benar sangat cepat, hanya dalam sekejap mata, atau bahkan saya lupa hendak mengedipkan mata, tau-tau saya sudah masuk di menu Start Windows 10 Home 64 bit notebook HP Spectre x360 13-4125TU Gold ini.

Suaranya juga kencang. Jadi kalau buat presentasi ruangan 10 x 6 meter sudah cukup terdengar.

Disclaimer: saya bukan orang ahli hardware. Tulisan ini bertujuan untuk sharing kepada sesama pengguna dan calon pengguna notebook HP Spectre x360 13-4125TU Gold. Anda tidak harus setuju dengan saya karena bisa jadi pengalaman Anda memiliki dan menggunakan HP Spectre x360 13-4125TU Gold ini berbeda dengan saya, dan saya berharap Anda juga bisa share kalau punya pengalaman yang berbeda, atau yang kurang-kurang memuaskan setelah memiliki notebook HP Spectre x360 13-4125TU Gold ini.

Tulisan ini saya buat untuk review produk HP Spectre x360 13-4125TU Gold di Bhinneka.Com. Sengaja saya tulis salinannya di sini, untuk menjaga-jaga apabila ada update, maka yang menjadi acuan saya adalah pada entri blog ini. Rencananya saya juga ingin memotret laptop saya, walau begitu, buat para pengunjung blog ini, saya tidak janji akan benar-benar melakukan itu dan meng-upload-kannya ke blog ini, ya :) Harap maklum. Peace.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan menyampaikan komentar yang konstruktif atau diam.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.